April 28, 2012

Free Convert Microsoft Office ke File pdf

Free Convert Microsoft Office ke File pdf

Seperti yang Kang Fathur bagikan sebelumnya tentang software meng-convert file pdf (Adobe Reader) ke format Microsoft Office (word, excel, powerpoint dan publisher). Kali ini, kebalikannya. Software ini sangat berguna jika anda ingin membuat file pdf. Bahkan caranya pun sangat mudah serta software-nya begitu ringan.

Cara menggunakan software ini adalah sebagai berikut:
1.Setelah download extrack file yang berupa file .rar;
2.Instal SaveAsPDFandXPS seperti biasa;
3.Lalu buka file word yang ingin anda jadikan file berformat .pdf
4.Klik Save As lalu klik PDF or XPS seperti yang dijelaskan dalam gambar dibawah ini :

Free Convert Microsoft Office ke File pdf

File download yang dibagikan dibawah ini dengan password :kangfathur

Bagi anda yang ingin mmiliki  SaveAsPDFandXPS, silakan  Download

Situs Berbahaya Dalam Dunia Internet

Perlu diingat......!!!!
Warning......!!!!!
Bagi temen-temen blogger semuanya, dalam artikel kali ini akan Kang Fathur beritahu, ada sedikitnya 30 situs yang berbahaya dalam dunia internet. Berhati-hatilah dalam browsing atau membuka situs-situs tertentu yang belum jelas. Karena di dalamnya bisa mengandung virus-virus berbahaya yang akan merugikan kita.

Berikut adalah situs paling kotor di dunia, di situs tersebut banyak terdapat bermacam-macam virus yang menyebabkan hp/pc anda rusak. Silakan menyimak :

  • 17ebook.com
  • aladel.net
  • bpwhamburgorchardpark.org
  • clicnews.com
  • dfwdiesel.net
  • divineenterprises.net
  • fantasticfilms.ru
  • gardensrestaurantandcatering.com
  • ginedis.com
  • gncr.org
  • hdvideoforums.org
  • hihanin.com
  • kingfamilyphotoalbum.com
  • likaraoke.com
  • mactep.org
  • magic4you.nu
  • marbling.pe
  • krnacjalneg.info
  • pronline.ru
  • purplehoodie.com
  • qsng.cn
  • seksburada.net
  • sportsmansclub.net
  • stock888.cn
  • tathli.com
  • teamclouds.com
  • texaswhitetailfever.com
  • wadefamilytree.org
  • xnescat.info
  • yt118.com
Sumber : Kaskus

April 25, 2012

Free Easy Gif Animator V4.9.0.40 Pro

Easy GIF Animator v4 .9.0.40 Pro merupakan sebuah software untuk membuat animasi gif (gambar bergerak) dan yang lebih penting adalah software ini sangat mudah untuk digunakan bagi anda.

Dengan Easy GIF Animator anda dapat dengan mudah membuat gambar animasi, banner dan juga button dalam waktu yang singkat. Software ini mendukung semua jenis file ekstense-nya*gif

Free Easy Gif Animator V4.9.0.40 Pro

Anda juga dapat menggunakan fitur-fitur khusus untuk menambahkan efek visual yang menakjubkan dan mempersiapkan anda untuk mempublikasikan pada blog anda secara animasi seperti avatar halaman web atau blog.

Dengan Easy GIF Animator anda dapat melakukan hal-hal sebagai berikut :
  • Mudah membuat banner animasi, gambar dan tombol
  • Membuat gambar GIF animasi dari awal
  • Edit dan memodifikasi gambar animasi GIF
  • Tambahkan efek visual untuk animasi GIF Anda
  • Membuat efek teks bergerak
  • Optimalkan animasi gambar GIF sehingga mereka mengambil sedikit ruang dan beban lebih cepat
  • Preview GIF animasi di web browser
  • Resize seluruh animasi sekaligus
  • Mengatur animasi frame
  • Mengatur animasi loop jumlah dan durasi frame
  • Ekstrak frame animasi terpisah
  • Reverse GIF animasi atau sebagian darinya
  • Mudah mengatur transparansi
  • Tambahkan suara ke animasi Anda
  • Simpan animasi dalam format Flash SWF
  • Cari di Web untuk menemukan gambar untuk digunakan dalam animasi Anda
  • Ekspor GIF animasi ke format AVI
  • Gunakan GIF, JPG, PNG dan BMP gambar dalam animasi Anda
  • Hasilkan HTML kode untuk penerbitan animasi di web.

Bagi anda yang ingin mempunyai Easy Gif Animator V4.9.0.40 Pro, silakan  Download

Download Free GOM Player Full Version

Download Free GOM Player Full Version

GOM Player adalah perangkat lunak (software) yang dapat melihat atau mendengarkan berkas (file) video dan suara yang dapa diberikan efek khusus.

GOM Player memiliki fitur yang dapat memberikan efek equalizer pada suara yang akan dihasilkan, efek equalizer pada suara yang disediakan perangkat lunak ini antara lain Rock, Reggae, Party, Classical, Club, Dance, Full, Bass, dan sebagainya.

Download Free GOM Player Full Version

Codec Finder

GOM Player terbaru mencakup banyak codec (XviD, DivX, FLV1, AC3, OGG, MP4, H263 dan banyak lagi) sehingga Anda tidak perlu menginstal codec terpisah untuk video yang paling. Bagi mereka yang membutuhkan video codec yang terpisah, GOM Player akan menemukan satu dan mengarahkan anda ke suatu tempat di mana Anda dapat men-download versi open source codec. Dengan begitu, Anda tidak akan terjebak dengan codec yang tidak perlu pada sistem anda.

Play Broken AVI Files (Dipatenkan)

AVI file terbaru tidak dapat dimainkan jika indeks rusak, atau jika file tersebut tidak sepenuhnya didownload. Hal ini karena indeks terletak pada akhir file. teknologi yang dipatenkan GOM Player memungkinkan pengguna untuk melihat file dengan indeks rusak atau yang masih sedang didownload.

Powerfull Subtitle Dukungan

GOM Player mendukung SMI, SRT, RT, SUB (dengan BEI) file untuk subjudul. Anda dapat menentukan margin, lokasi, ukuran, resolusi, font dan lain-lain. Anda juga dapat mengaktifkan bayangan, melihat file ASF dengan subtitle, karaoke subtitle mode. Anda bahkan dapat menyinkronkan subtitle dan video jika ada ketidakcocokan apapun.

Nyaman Playlist

Jika Anda menjalankan file video dan sudah ada file dengan nama yang sama di direktori, maka akan secara otomatis ditambahkan ke daftar putar Anda. GOM Player memiliki format yang sama seperti playlist M3U, PLS, ASX dan Anda juga dapat memasukkan dan mengedit format media yang berbeda di playlist yang juga. Sangat mudah untuk membuat dan mengedit playlist multimedia anda sendiri dengan GOM Player.

Dukungan Berbeda Jenis Media

Seiring dengan format media yang berbeda seperti AVI, MPG, MPEG dan DAT, GOM Player juga mendukung streaming Windows media format (WMV, ASF, ASX). Anda juga dapat menonton video berkualitas DVD dengan 5.1 channel audio output.

Screen Capture

Screen capture memungkinkan Anda untuk mengambil screenshot video Anda langsung dari GOM Player. Menggunakan fitur Burst Capture, Anda dapat mengambil screenshot terus naik hingga 999 tembakan.

Fitur Lanjutan

Ada banyak fitur-fitur terbaru canggih tak terbatas. Menyesuaikan kecerahan, kontras dan saturasi. Mempertajam dan menambahkan suara ke video Anda. Coba equalizer audio. Ulangi bagian video Anda dengan fitur Ulangi kami AB. Maju / mundur beberapa detik menggunakan kiri / kanan tombol. Dan banyak lagi bagi Anda untuk discove

GOM Player dapat berjalan di sistem operasi Windows ME, Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, Windows 7 ataupun Windows 8. Untuk mendapatkan perangkat lunak ini bisa mengunduhnya secara grati dengan password : kangfathur

Bagi anda yang ingin mempunyai Free GOM Player Full Version, silakan  Download

April 24, 2012

Free Arabic Pad (Tulisan Arab)

Beberapa hari lalu, saya kebingungan dengan cara membuat tulisan arab pada komputer dan blog. Cari sana sini gak ketemu-ketemu. Eh ternyata kemarin ada seorang temen yang mempunyai software ringan yang sangat saya cari-cari.

Dengan aplikasi ini anda bisa memanfaatkan untuk membuat tulisan arab dalam komputer anda.

Free Arabic Pad (Tulisan Arab)

Misalnya jika ingin menulis huruf arab ‘ba’ maka dengan menggunakan arabic pad cukup mengetikkan huruf b begitu juga yang lainnya yang di setting mirip dengan huruf latin.

Free Arabic Pad (Tulisan Arab)

Petunjuk penggunaan telah disertakan dalam file ini. sebagai contoh anda bisa membuat tulisan seperti ini :

a-l-s-l-a-m <spasi> '-l-y-k-m <spasi> w-r-h-m-T <spasi> a-l-l-H <spasi> w-b-r-k-l-t-H
akan menjadi seperti dibawa ini :

السـلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Arabic pad namanya adalah editor sederhana seperti notepad, tetapi didesain untuk menulis text arab sacara smpurna, khususnya untuk windows yang non Arabic. Harapannya dengan program ini kita semua dapat menulis text arab ’sebagai dalil-dalil berupa hadist atau al-Quran’ dengan lebih mudah, karena dalam program ini huruf text arab disetting seperti lafadz huruf latin.

Bagi anda yang ingin mempunyai Free Arabic Pad (Tulisan Arab), silakan  Download

Abdullah Ibnu Ummi Maktum

"Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa). atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran lalu pengajaran itu memberi manfa'at kepadanya? Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup, maka kamu melayaninya. Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman). Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran), sedang ia takut kepada (Allah), maka kamu mengabaikannya. Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Rabb itu adalah suatu peringatan, maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya." ('Abasa 1-2)

Menurut beberapa orang Ahli tafsir, 7 ayat-ayat tersebut diturunkan berkenaan dengan Ibnu Ummi Maktum.

Abdullah Ibnu Ummi Maktum Radhiallâhu 'Anhu

Siapakah dia dan darimana asal-usulnya? Apakah ia mempunyai kedudukan sosial dalam kabilah Arab atau tengah-tengah kaum Quraisy? Apakah ia tergolong salah seorang penyair tenar yan suaranya berkumandang di Suuq 'Ukazh, mendeklamasikan kepahlawanan dan keutamaan suatu kabilah, lalu suaranya itu terdengar ke sana kemari, menjadi pembicaraan orang ramai? Atau, barangkali ia seorang ahli perang yang berani dan pahlawan yang tak terkalahkan di medan laga, yang dijagokan para penyair dalam syairnya? Atau, ia termasuk salah seorang tokoh yang berpikiran cerdik dan jenius, suara dan caranya diterima serta dihargai para tokoh Arab dan penguasanya?

Ibnu Ummi Maktum radhiallaahu 'anhu bukanlah salah seorang dari mereka, bahkan namanya pun belum pernah dikenal orang sebelum Islam. Apalagi orang akan mengindahkan suaranya. Ia seorang awam di kota Mekah, hidup untuk diri dan bersama dirinya. Suaranya tidak pernah didengar orang dan rupanya tidak pernah dikenal orang.

Malah, namanya pun ada yang memperselisihkan. Penduduk kota Madinah berpendapat bahwa namanya adalah Abdullah Ibnu Ummi Maktum, tetapi orang Iraq berpendapat bahwa namanya adalah 'Amru bin Ummi Maktum. Walaupun demikian, mereka semua sepakat bahwa nama ibunya adalah Atikah binti Abdullah bin Ma'ish. Dia adalah putera dari bibi Khadijah binti Khuwalid.

Matanya buta sejak kecil, penduduk kota Mekah mengenalnya sebagai seorang yang rajin mencari rezeki dan belajar ilmu pengetahuan. Meskipun ia seorang tunanetra , namun semangatnya bergelora untuk belajar dan mengetahui segala yang didengarnya. Ia menggunakan pendengarannya sebagai pengganti matanya, apa yang didengarnya tidak dilupakan lagi sehingga ia mampu mengutarakan kembali apa yang pernah didengarnya dengan baik sekali.

Dia mendengar orang-orang mustadh'afin dan budak-budak (hamba sahaya) di kota Mekah bersembunyi-sembunyi pergi ke Darul Arqam untuk mendengarkan berita-berita dari langit yang dibawakan Muhammad al-Amin. Ia merasa bahwa di Mekah terjadi pergolakan yang lain dari biasanya. Perang urat saraf mulai tampak di permukaan ; wahyu yang disampaikan kepada Muhammad al-Amin itu menganjurkan persamaan dan persaudaraan antar sesama umat manusia. Kaum Mustadh'afin dan para hamba sahaya tertarik akan semua seruan itu, sedangkan tohok-tokoh Quraisy berusaha keras mempertahankan system kehidupan Jahiliah, tanpa mengindahkan perkembangan zaman dan tuntutan hati nurani masyarakat umum.

Ibnu Ummi Maktum memutuskan untuk pergi sendiri ke majelis Ibnul Arqam untuk mendengarkan dan meyakini berita yang sedang ramai diperbincangkan orang itu. Ia mengambil tongkatnya dan mengayunkan langkahnya menuju kesana. Ternyata apa yang didengarnya lebih hebat dari apa yang diberitakan orang; rasanya suara yang didengarnya berhasil membuka pintu hatinya dan menimbulkan rasa ketenangan serta kedamaian dalam kalbunya. Kini, ia tidak takut dan gentar terhadap seluruh kekuatan bumi, sesudah ia mendengarkan kalamullah yang diwahyukan kepada Muhammad al-Amin dengan perantaraan Malaikat Jibril, untuk mengukuhkan tauhid kepada Allah al-Khaliq, untuk mempersamakan antar umat manusia, untuk menegakkan keadilan antar berbagai lapisan masyarakat, dan untuk mengumandangkan rasa persaudaraan serta kedamaian ke seluruh pelosok dunia yang sedang dilanda kezaliman dan kesesatan.

Ibnu Ummi Maktum mengulurkan tangannya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menyatakan ke-Islamannya, keluar dari lingkungan Jahiliah, dan masuk kedalam barisan kaum beriman, menyatakan janji kepada Allah Ta'ala dan kepada Rasul-Nya untuk mengorbankan segala-segala, termasuk nyawanya demi tegaknya agama Islam. Semangatnya untuk mengetahui agama itu lebih banyak dan mendalam, tidak tertahankan lagi; di saat ada kesempatan bertanya, ia mengajukan pertanyaan tentang berbagai persoalan kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam. Apa yang didengarnya dicerna dan diresapi dengan sebaik-baiknya.

Kaum Quraisy tidak mampu menumpas dakwah langit itu. Akhirnya, mereka mengubah taktik dengan memperlambat gerak dan mempersempit penyebarannya dengan mengejar-ngejar dan memaksa para pengikutnya yang tidak berdaya dan tidak bersenajta. Akhirnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam. Memberikan izin kepada para pengikutnya pergi berhijrah dengan membawa serta agamanya. Di antara para Muhajirin itu terdapat Ibnu Ummi Maktum. Para sejarawan muslim berbeda pendapat tentang sejarah hijrahnya itu. Ada yang menetapkan bahwa ia hijrah sesudah perang Badar dan tinggal di Darul Qurra.

Ada pula yang mengatakan bahwa ia hijrah sebelum Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam tiba di Madinah, sebelum perang Badar. Saya lebih condong menerima riwayat yang terakhir ini, seperti yang diutarakan Abu Ishaq dari al-Barra' bin Azib, 'Pada waktu itu, orang yang pertama hijrah ke negeri kami ialah Mush'ab bin Umair dari bani Abdid-Dar bin Qushai. Kami tanyakan kepadanya , 'Apa kabar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam ?' Ia menjawab , 'Beliau baik-baik saja di Mekah, sedang para sahabat-nya akan segera menyusulku.' Sesudah itu datang Abdullah Ibnu Ummi Maktum yang tunanetra itu. Kami tanyakan pula kepadanya, 'Apa kabar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam .?' Ia menjawab 'Mereka segera akan menyusulku.'"

Ia mulai melakukan tugasnya yang sejak lama sudah dipersiapkannya dengan mengajukan banyak pertanyaan kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, yaitu mengajarkan dasar-dasar agama Islam, mengajar penduduk kota Madinah menghafal ayat-ayat al-Qur'anul-Karim, dan menyiapkan hati serta jiwa masyarakat menyambut kedatangan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam . Tak lama setelah itu, sampailah berita bahwa Rasulullah akan segera datang di Madinah. Ibnu Ummi Maktum bersama para penyambut lainnya berderet-deret di tepi jalan menyambut kedatangan kekasih Allah yang sudah lama tidak terdengar suara dan pelajarannya.

Menurut sebagian perawi, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam tinggal di rumah Bani an-Najjar. Beliau lalu membangun masjidnya untuk dijadikan sekolah terbesar bagi generasi yang pernah dikenal umat manusia, yang mengemban petunjuk dan Kitab Allah. Ibnu Ummi Maktum senantiasa menyertai kegiatan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam . Ia ikut aktif dalam pembangunan masjidnya, tidak pernah absen dalam mengikuti pelajaran yang diberikannya, selalu shalat jama'ah di belakang beliau, dan hampir tidak ada ayat yang turun di Madinah yang tidak diketahuinya. Malah, ia puaskan telinganya dalam mendengarkan semua sabda Rasulullah dan pengarahan langit yang dikirimkan Allah Ta'ala kepada hamba-Nya, untuk memancarkan persamaan, kedamaian, dan keadilan di seluruh jagat raya ini.

Menurut Anas bin Malik radhiallaahu 'anhu, "Pada suatu hari, Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam. Disana ada Ibnu ummi Maktum; ia lalu bertanya , 'Sejak kapan kau tidak dapat melihat?'

'Sejak kanak-kanak.'

'Allah Ta'ala berfirman, 'Apabila Aku mengambil indra penglihatan hamba-Ku, tiada imbalan baginya selain surga."

'Selamat bagimu, wahai Ibnu Ummi Maktum! Engkau telah berhasil menjadi sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam dan mendapat berita gembira masuk surga, langsung dari malaikat Jibril.'"

Apabila Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menjumpainya, beliau suka berucap, "Selamat datang, wahai orang yang dititipkan Tuhanku untuk diperlakukan dengan baik!"

Apabila Bilal radhiallaahu 'anhu tidak ada, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam suka sekali menyuruhnya mengumandangkan azan shalat lima waktu karena suaranya merdu dan lembut, tetapi kalau Bilal hadir, ia yang adzan dan Ibnu Ummi Maktum yang iqamat. Pada bulan Ramadhan, Bilal radhiallaahu 'anhu azan untuk mengingatkan orang akan waktu makan-minum sahur, tetapi kalau terdengar azan Ibnu Ummi Maktum, makan-minum harus dihentikan; itu tanda waktu imsak sudah tiba.

Menurut Abdullah bin Umar radhiallaahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda, "Apabila bilal azan pada malam hari, maka kalian boleh makan dan minum hingga mendengar azannya Ibnu Ummi Maktum!"

Ibnu Ummi Maktum termasuk sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam yang sangat mencintai Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam . Di hatinya, beliau lebih dari sanak keluarga, bahkan dari diri pribadinya sendiri. Mereka semua, termasuk Ibnu Ummi Maktum, sanggup menahan derita serta cerca orang terhadap diri dan sanak keluarganya, bahkan bisa memaafkan hal itu, tetapi tidak bisa menerima dan memaafkan hal itu bila ditujukan kepada Rasulullah.

Ibnu Ummi Maktum pernah tinggal di rumah seorang wanita Yahudi, bibi seorang Anshar. Wanita itu baik budi dan melayani makan-minumnya, tetapi mulutnya tidak pernah diam menyerang orang-orang yang paling dicintai Ibnu Ummi Maktum. Ia tidak sabar mendengar ejekan dan cercaan itu. Ia berusaha beberapa kali menegurnya, tetapi teguran dan peringatannya itu tidak diindahkan. Terpaksalah ia memukulnya. Ternyata pukulan itu mematikan. Hal ini dilaporkan kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam sesudah ia dihadapkan, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bertanya,

"Mengapa kau bertindak demikian?"

"Wahai Rasulullah! Sungguh, ia seorang yang baik budi terhadap diriku, namun ia senantiasa mencela dan mencerca Allah dan Rasul-Nya, maka terpaksalah aku memukulnya untuk menghentikannya, namun kiranya ajalnya sudah sampai."

"Allah telah menjauhkannya dan ia telah membatalkan darahnya?????."

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam sering mengangkatnya sebagai wakil apabila beliau keluar meninggalkan Madinah dalam peperangan, umpamanya ketika pergi menyerang Kabilah Banu Sulaim dan Kabilah Ghathafan. Ia menjadi Imam jamaah dan Khatib shalat Jumat. Begitu pula ketika Rasulullah pergi berperang ke Uhud, Hamra'al-Asad, Bani an-Nadhir, Khandaq, Bani Quraizah, Bani Lahyan, al-Ghabah, Dzi Qirad, dan Umrah al-Hudaibiyah.

"Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam terlibat dalam penyerangan ofensif sebanyak tiga belas kali; beliau selalu mengangkat Ibnu Ummi Maktum sebagai pejabat untuk menggantikannya di Madinah, mengimami orang shalat jamaah, dan lain-lain, padahal ia seorang tunanetra," demikian ucap asy-Sya'bi.

Ia mengikuti kehidupan sosial dan politik kaum muslimin, mengikuti kegiatan berbagai perutusan yang pergi dan datang menghadap Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam . Ia sering sekali berpuasa dan shalat malam. Hampir seluruh masa hidupnya diisi dengan peribadatan atau ikut berperang altig?????? dalam kegiatan kaum muslimin. Kemudian, turunlah firman Allah,

"Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak terut berperang) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat…" (Q.,. 4/an-Nisaa': 95)

Jadi, di sana masih terdapat lapangan peribadahan yang ganjarannya lebih utama dari ganjaran yang mungkin diperolehnya. Ada suatu taqarrub yang dilakukan orang, yang lebih mendekatkan orang itu kepada Allah Ta'ala lebih dari dirinya. Ia lalu merintih menangisi nasibnya kepada Allah Ta'ala, "Ya Allah, Engkau mengujiku dengan kebutaan. Apa yang dapat aku lakukan selain mengharap rahmatMu yang meliputi segala-galanya." Lalu turunlah firman-Nya,.. "yang tidak mempunyai uzur…," sebagai pelengkap.

Menurut Ibnu Abbas radhiallaahu 'anhu, "Ketika firman Allah, 'Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yagn berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka…,' diturunkan, Abdullah bin Ummi Maktum yang buta (tunanetra) itu datang menemui Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam , lalu bertanya, 'Wahi Rasulullah, Allah telah menurunkan keutamaan jihad fi sabilillah ; seperti yang baginda ketahui, aku ini seorang tunanetra, tidak bisa ikut berjihad, apakah kepadaku diberi izin tidak ikut berjihad?

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Aku belum mendapat keterangan mengenai dirimu dan orang-orang yang senasib denganmu.'

Ibnu Ummi Maktum lalu menengadahkan wajahnya dan mengangkat kedua tangannya seraya berseru, 'Ya Allah, aku memohon pertimbangan-Mu mengenai pengelihatanku ini.' Lalu, turunlah ayat, 'Tidak sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunya uzur dengan orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka…'"

Izin sudah ia peroleh dari Allah Ta'ala; apakah ia memanfaatkan izin itu? akan mengikuti pasukan Islam yang menuju ke al-Qadisiyah. Ia ingin memperoleh ganjaran seorang mujahid. Ia memohon kepada komandan perang, "Hai kekasih Allah, hai sahabat Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam , Hai pahlawan perang, serahkan bendera perang itu kepadaku. Aku seorang tunanetra, tak mungkin bisa lari. Nanti tempatkanlah aku diantara kedua pasukan yang berperang."

Menurut Qotadah, Anas bin Malik radhiallaahu 'anhu berkata: "dalam perang al-Qadisiyah, Abdullah bin Ummi Maktum memegang bendera hitam dan memakai baju besi."

Ia lalu kembali ke Madinah dan meninggal dunia di sana. Semoga Allah Ta'ala merahmatinya, aamin.

Sebab turunnya Ayat

Menurut Ibnu Abbas radhiallaahu 'anhu : "Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam sedang menerima kedatangan Utbah bin Rabi'ah, Abu Jahal, dan al-Abbas bin Abdul Muththalib, pada waktu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam berusaha keras menawarkan Islam kepada mereka supaya mereka beriman, tiba-tiba datanglah seorang tunanetra yang dikenal dengan panggilan Abdullan bin Ummi Maktum. Ia minta kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam supaya kepadanya dibacakan ayat-ayat Al-Qur'anul Karim, "Ya Rasulullah, ajarkan kepadaku apa yang diajarkan Allah kepadamu!".

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam lalu mengerutkan mukanya dan memalingkan pandangannya, kesal kepada omongannya. Ia lalu meneruskan pembicaraannya melayani tamu-tamunya. Sesudah pertemuan itu usai, beliau terus pergi dan keluarganya meninggalkan tempat itu, kemudian turunlah ayat, " 'Abasa warawalla" .

Sesudah ayat-ayat itu turun, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam sangat menghormati Ibnu Ummi Maktum. Kalau ia datang, selalu ditanyakan," Apa keperluanmu..? Apa perlu bantuanku?" Kalau ia hendak pergi, selalulah ditanyakan," Apakah kau memerlukan sesuatu?"

Seorang miskin yang tunanetra itu datang menemui Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam seperti biasanya ingin belajar dan memperdalam agama Allah Ta'ala. Kali ini, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam sedang sibuk melayani beberapa tokoh Quraisy, dengan harapan kalau mereka masuk Islam maka akan meringankan tugasnya dan akan memudahkan perkembangan agama itu karena merekalah yang selalu merintangi perkembangan Islam dengan harta, kedudukan, dan wibawanya. Mereka berusaha keras menghalang-halangi orang dari agama Islam dan menyempitkan ruang gerak dakwah dengan berbagai cara sehingga hampir tidak berkembang di Mekah. Orang-orang di luar kota Mekah sudah tentu sulit menerima agama baru yang ditentang keras oleh orang-orang yang paling dekat dengan penganjurnya itu.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menyibukkan diri dengan orang-orang itu bukan demi kepentingan pribadinya, tapi demi kepentingan pengembangan Islam dan kepentingan kaum muslimin juga. Kalau mereka masuk Islam maka diharapkan semua rintangan yang membentang di hadapan para dai dan dakwah Islam bisa disingkirkan. Ibnu Ummi Maktum mengulang-ngulang harapannya itu sehingga Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam makin kesal dan gusar karena ia telah mengganggu pembicaraannya dengan para tamunya itu. Rasa benci nampak diwajahnya dengan mengerutkan mukanya dan juga memalingkan pandangannya. Disini, Allah berfirman dengan jelas dan tegas, dan mencela sikap Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam seorang yang memiliki akhlak yang luhur. Firman-Nya,

Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa). atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran lalu pengajaran itu memberi manfa'at kepadanya? Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup, maka kamu melayaninya. (Q.,. 'Abasa: 1-6)

Sejak itulah, kata ats-Tsauri, kalau Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam melihat Ibnu Ummi Maktum datang, beliau menggelar baju luarnya seraya bersabda, "Selamat datang sahabat, yang kau dicela Tuhanku karenannya! Apa kau memerlukan sesuatu?"

Renungan

Kami ucapkan selamat kepadamu, sahabat Rasulullah, atas darmabaktimu terhadap agama Islam dan kaum muslimin, dan dengan ganjaransurga Tuhanmu yang kau raih.

Seorang yang buta matanya, tetapi tajam matahatinya. Allah Ta'ala mengabadikan namanya dalam Al-Qur'anul Karim, sekaligus diproklamasikan berdirinya suatu negara orang-orang saleh yang berbudi luhur, suatu negara pemeluk Ilahi di muka bumi. Ia sebagai proklamasi bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan keimanan harus ditegakkan. Hak asasi manusia untuk bersaing secara sehat dan untuk mendapatkan persamaan dan keadilan dijamin untuk merealisasikan firman-Nya, "Sesungguhnya orang-orang yang termulia di antara kalian di sisi Allah ialah yang paling bertaqwa."

Sejak saat itulah, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menyambut baik kedatangan para sahabatnya yang terbilang lemah dan miskin, yang ternyata kemudian suara mereka menggema ke seluruh permukaan bumi, mengumandangkan suara perdamaian, keadilan persamaan, dan persaudaraan. Mereka pancarkan cahaya agama Alah Ta'ala untuk menghalau kegelapan dan kesesatan; mereka berusaha keras menanggulangi kebodohan dan kemiskinan; dunia menyambut kedatangan mereka sebagai pemimpin dan guru.

Segelintir orang keluar dari tengah-tengah gurun pasir yang gersang , pergi mengembara ke Timur, menerobos benteng Cina yang besar, mengembangkan agama Allah Ta'ala sampai ke pedalaman negeri itu. Mereka mengembangkan agama Allah ke India dan kepulauan-kepulauan di Lautan Teduh, lalu berhasil menerobos ke Eropa, maka bertemulah Timur dan Barat dalam pengakuan Islam. Pasukan Maslamah bin Abdul Malik berhasil menaklukan Konstantinopel di sebelah Timur, sedangkan pasukan Abdurrahman al-Ghafiqi berhasil membebaskan Iberia (Spanyol dan Portugal) dari sebelah barat, sehingga para pelaut Islam menguasai Laut Tengah sepenuhnya, memiliki dan mengawasi keamanan pulau-pulau yang ada, sehingga pelayaran antar pulau-pulai itu, Sicilia, Siprus, dan Koriska, tempat Napoleon diasingkan, berjalan dengan lancar dan aman. Salah seorang penyair menggambarkan masa jaya itu sebagai berikut.

"Dahulu, mereka hanyalah penggembala unta sebelum kebangkitannya.
Sesudah itu, mereka penuhi alam raya ini dengan peradaban.
Apabila menara masjid di tengah negeri Cina mengumandangkan azan, Anda akan mendengarkan di negeri Maghribi suara tahlil orang shalat.".

April 18, 2012

Download Crack and Keygen IDM 6.10 terbaru 2012



Seperti yang pernah kang fathur posing sebelumnya mengenai crack IDM 6.08 terbaru 2012, kali diperbaharui dengan postingan IDM 6.10 terbaru 2012

IDM (Internet Download Manager) merupakan software ringan yang dapat anda gunakan untuk mempercepat proses download. Bahkan dengan Crack and Keygen ini akan membuat IDM nda menjadi IDM Pro alias bukan gratisan, percaya gak? Silakan anda coba sendiri dan buktikaan kalau Kang Fathur gak berbohong... hehhehe.

Berikut ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari IDM 6.10 terbaru 2012 ini.
  • IDM mendukung browser seperti Microsoft Internet Explorer, Netscape, MSN Explorer, AOL, Opera, Mozilla, Mozilla Firefox, Mozilla Firebird, Avant Browser, MyIE2
  • Menambah kecepatan Download sobat
  • Dapat meresume download dan continue setiap saat :)
  • IDM support proxy server untuk mendownload MP3 audio dan video content

Langkahnya

  1. Silahkan download IDM terbaru di situs Internet Download Manager, atau klik download IDM versi terbaru 2012
  2. Download IDM Crack and Keygen IDM 6.10 terbaru 2012 ini.
  3. File crack zip idm yang akan sobat download masih terkunci.
  4. Untuk memuka password file tersebut dengan menggunakankalimat  kangfathur

Selamat menikmati IDM terbaru 2012 yang Pro.
Sebagai ucapan terima kasih anda kepada Kang Fathur silakan klik tombol like facebook dan Google+1 serta Follower tweet yang beradaa pada Blog Portal Infomasi Online ini.


Bagi anda yang ingin mempunyai  Crack dan Keygen IDM terbaru 012, silakan  Download

April 17, 2012

Orang yang disegani Malaikat

Rasulullah SAW diutus ke dunia ini adalah untuk menyempurnakan akhlak. Aisyah r.a yang juga istrinya berkata,” Akhlak Rasulullah SAW adalah Al Quran”. Rasulullah itu adalah Al Quran yang berjalan. Meskipun musuh musuhnya dari kaum kafir Quraisy selalu memusuhi Beliau namun bila mereka pergi keluar negeri untuk berdagang mereka selalu menitipkan/mengamanahkan barang titipan mereka kepada Rasulullah SAW. Ini sungguh luar biasa. Demikian tinggi akhlak Rasulullah SAW sampai musuhpun masih percaya kepadanya untuk mengurusi harta mereka. Demikian juga tentang seorang sahabat Nabi SAW yang satu ini, dia sangat memiliki rasa malu. Bahkan ada riwayat yang mengatakan bila ia sedang mandi di kamar mandi yang tertutup sekalipun ia tidak berani menegakkan punggungnya karena demikian tinggi rasa malunya. Dialah Sahabat Utsman bin Affan r.a.

Aisyah r.a meriwayatkan bahwa pada suatu hari ayahnya Abu Bakar As Shiddiq r.a minta izin bertemu Rasulullah SAW yang sedang beristirahat dan berbaring serta bajunya terangkat sehingga salah satu betisnya terlihat
Selesai berbincang dan menunaikan hajatnya, Abu Bakar r.a pun segera pulang. Kemudian yang kedua datanglah Umar bin Khattab r.a dan selepas berbincang beberapa waktu lamanya Umar r.a pun pulang. Tak berapa lama kemudian datanglah Utsman bin Affan r.a dan minta izin bertemu dengannya.

Mendengar Utsman r.a yang datang, Rasulullah SAW tiba-tiba memperbaiki posisinya dan duduk serta merapikan pakaiannya, lalu menutupi betisnya yang terbuka.Selepas berbincang beberapa waktu lamanya Utsman r.a pun pulang.

Setelah Utsman r.a pulang, Aisyah bertanya: “Ya Rasulullah tadi saya melihat bahwa engkau tidak bersiap siap menerima sahabatamu Abu Bakar r.a dan Umar r.a tetapi kenapa engkau bersiap siap menyambut kedatangan Utsman r.a?”

Rasulullah SAW menjawab: “Utsman seorang pemalu. Kalau dia masuk sedang aku masih berbaring, dia pasti malu untuk masuk dan akan cepat-cepat pulang sebelum menyelesaikan hajatnya. Hai Aisyah, tidakkah aku patut malu kepada seorang yang disegani malaikat?” (Hadis Riwayat Ahmad)

Sesungguhnya Rasulullah SAW sendiri adalah seorang yang sangat pemalu, bahkan lebih malu dari gadis pingitan. Sifat malu adalah sebagian dari iman. Rasulullah juga bersabda “Sifat malu tiada menimbulkan kecuali kebaikan”

sumber kisahislamidotcom

Yang Punya Dua Cahaya

Apakah pernah kita berpikir bagaimana beratnya menyalin lembaran lembaran Al Quran menjadi sebuah kitab yang satu,apalagi pada zaman sahabat Nabi SAW belum ada percetakan apalagi teknologi komputer?

Inilah salah satu ijtihad terbesar untuk menyelamatkan Al Quran demi menjaga kemurniannya. Adalah seorang sahabat Nabi yang juga menjadi menantunya punya pekerjaan besar ini. Beliau mendapat julukan Dzunnurrain (yang punya dua cahaya). Sebab digelari Dzunnuraian karena Rasulullah menikahkan dua putrinya untuknya; Roqqoyah dan Ummu Kultsum.

Ketika Ummu Kultsum wafat, Rasulullah SAW bersabda; “Sekiranya kami punya anak perempuan yang ketiga, niscaya aku nikahkan denganmu.” Dia adalah Sahabat Utsman bin Affan r.a. Seorang saudagar yang kaya raya. Peternakannya juga sangat banyak dari kebanyakan orang arab. Beliau sangat dermawan dan juga sangat pemalu. Utsman bin Affan r.a berasal dari Bani Umayyah. Lahir pada tahun keenam tahun Gajah, lima tahun lebih muda dari Rasullulah SAW. Nama ibunya adalah Arwa binti Kuriz bin Rabiah. Beliau masuk Islam atas ajakan Abu Bakar. Beliau adalah salah satu sahabat besar dan utama Nabi Muhammad SAW, serta termasuk pula golongan as-Sabiqun al-Awwalin, yaitu orang-orang yang terdahulu Islam.

Sewaktu penyiksaan dan intimidasi dari Kaum Quraisy terhadap umat islam di Mekkah semakin berat maka atas perintah Rasulullah SAW Utsman bin Affan mempin rombongan hijrah ke Habsyah/ Ethiopia. Sahabat sahabat lain yang menyertainya antara lain Abu Khudzaifah, Zubir bin Awwam, Abdurahman bin Auf dan lain-lain. Tapi rupanya dakwah di Habsyah tidak berkembang dengan pesat. Kemudian datang perintah Rasulullah SAW untuk hijrah ke Madinah. Utsman bin Affan segera memenuhi seruan itu, ditinggalkan perniagaanya dan disumbangkan hartanya untuk perjuangan demi tegknya Islam.

Utsman bin Affan pernah diamanahi sebagai Gubernur Madinah sebanyak dua kali semasa Rasulullah SAW masih hidup, yaitu pada waktu perang Dzatir Riqa dan perang Ghatfahan. Beliau seorang yang dermawan.Banyak harta yang telah disumbangkan untuk perjuangan Islam, seperti :

  1. Utsman bin Affan r.a membeli sumur dari seorang Yahudi seharga 200.000 dirham yang kira-kira sama dengan dua setengah kg emas. Sumur itu beliau wakafkan untuk kepentingan rakyat umum.
  2. Memperluas Masjid Madinah dan membeli tanah disekitarnya.
  3. Beliau mendermakan 1000 ekor unta dan 70 ekor kuda, ditambah 1000 dirham sumbangan pribadi untuk perang Tabuk, nilainya sama dengan sepertiga biaya ekspedisi tersebut.
  4. Pada masa pemerintahan Abu Bakar,Utsman juga pernah memberikan gandum yang diangkut dengan 1000 unta untuk membantu kaum miskin yang menderita di musim kering.


Pada masa Khalifah Abu Bakar As-Siddiq ra, kaum Muslimin dilanda kemarau dahsyat. Mereka mendatangi Khalifah Abu Bakar dan berkata, “Wahai Amirul Mukminin, sudah lama sekali hujan tidak turun dan kemarau tidak berkesudahan apa yang harus kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan kami?

Abu Bakar ra menjawab: “Pergilah dan sabarlah. Aku berharap sebelum tiba malam hari Allah akan meringankan kesulitan kalian.”


Pada petang harinya di Syam ada sebuah kafilah dengan 1,000 unta mengangkut beragam makanan berisi gandum, minyak dan kismis. Unta itu lalu di depan rumah Utsman bin Affan r.a, lalu mereka menurunkan muatannya. Tidak lama kemudian dating seorang saudgar kaya raya menemui Utsman, si pedagang kaya, dengan maksud ingin membeli barang itu.

Lalu Utsman berkata kepada mereka: “Berapa banyak keuntungan yang aku dapatkan bila engkau akan membelinya?
Mereka jawab: “Dua kali lipat.”
Utsman menjawab: “Sayang sekali, sudah ada penawaran yang jauh lebih tinggi.”
Pedagang itu kemudian menawarkan empat sampai lima kali lipat, tetapi Utsman menolak dengan alasan sudah ada penawar yang akan memberi lebih banyak.
Pedagang menjadi bingung lalu berkata lagi pada Utsman bin Affan r.a: “Wahai, Utsman, di Madinah tidak ada pedagang selain kami, dan tidak ada yang mendahului kami dalam penawaran. Siapa yang berani memberi lebih?” Utsman menjawab: "Allah SWT memberi kepadaku 10 kali lipat, apakah kalian dapat memberi lebih dari itu?”
Mereka serentak menjawab: “Tidak!”
Utsman berkata lagi: “Aku menjadikan Allah sebagai saksi bahawa seluruh yang dibawa kafilah itu adalah sedekah kerana Allah, untuk fakir miskin daripada kaum muslimin.”

Petang hari itu juga Utsman ra membahagi-bahagikan seluruh makanan yang dibawa unta tadi kepada setiap fakir dan miskin. Mereka semua mendapat bahagian yang cukup untuk keperluan keluarganya masing-masing dalam jangka waktu yang lama.

Usman bin Affan adalah Khalifah yang ketiga setelah Abu Bakar r.a dan Umar bin Khattab r.a. Masa kekhalifahannya adalah masa yang paling makmur dan sejahtera. Rakyat hidup dengan berkecukupan. Susah menjumpai orang yang kelaparan. Daerah kekuasaan Islam pun makin luas. Bahkan apabila ada budak yang dijual maka harganya berdasarkan berat timbangannya. Beliau Khalifah yang pertama merenovasi Masjid Al Haram dan Masjid Nabawi, juga dibangun sebuah gedung untuk mengadili suatu perkara.

Dibawah kekhalifahan Usman bin Affan r.a pasukan islam berhasil menaklukan Syria dan Muawiyah yang menjadi gubernurnya. Sedangkan Afrika Utara ditaklukan oleh panglima Amr bin Ash r.a. Selanjutnya daerah Arjan,Persia,Khurasanan dan wilayah Iran. Prestasi gemilang lainnya adalah meresmikan mushaf yang disebut Mushaf Utsmani, yaitu kitab suci Al Qur’an yang dipakai oleh seluruh umat islam diseluruh dunia sekarang ini. Mushaf ini dibuat sebanyak lima buah, satu buah dipegang oleh Khalifah Utsman, yang empat disebar kebeberapa daerah seperti Makkah, Syria, Basrah dan Kufah. Dari Mushaf yang ditulis di zaman Utsman itulah kaum muslimin di seluruh pelosok menyalin dan memperbanyak al-Quran.
Allah SWT hendak menyelamatkan Al-Quran dari segala upaya perubahan. Dia memelihara kemurnian dan kelangsungannya sampai hari kiamat.

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Quran, dan sesungguhnya Kami (pulalah) yang memeliharanya.” (Al Hijr).

Utsman bin Affan r.a akan tetap selalu dikenang sebagai orang yang paling berjasa dalam bidang ini.
sumber kisahislamidotcom

April 13, 2012

Membuat Recent Comment Dengan Gambar

Bisakah anda membuat recent comment (komentar terbaru dengan thumbnail atau gambar? Jika anda tidak bisa, mari anda ikuti artikel yang berkenaan dengan tutorial blog ini. Bahkan, menurut Kang Fathur sebaiknya anda memasang widget ini agar anda tahu siapa yang berkomentar dalam blog kesayangan anda.

Anda bisa melihat gambar ini untuk memastikan anda tidak menyesal dalam penerapannya. Atau langsung anda lihat di tab menu "Comment" pada blog Kang Fathur ini.


Bagaimana? Tertarik? Jika jawabannya iya, ikuti langkanya sebagai berikut :

Langkah Pertama

  • Anda langsung Login Blogger;
  • Pilih Design atau Rancangan;
  • Klik tab Edit HTML;
  • Cari Kode ]]></b:skin>
  • Copy paste kode berikut sebelum kode ]]></b:skin>
ul.tb_recent_comments {
  list-style:none;
  margin-top:15px;
  padding:0;
}

.tb_recent_comments li {
  background:none !important;
  margin:0 0 6px !important;
  padding:0 0 6px 0 !important;
  display:block;
  clear:both;
  overflow:hidden;
  list-style:none;
}

.tb_recent_comments li .avatarImage {
  padding:3px;
  float:left;
  margin:0 6px 0 0;
  position:relative;
  overflow:hidden;
}

.tb_recent_comments li img {
  padding:0;
  position:relative;
  overflow:hidden;
  display:block;
}

.tb_recent_comments li span {
  margin-top:4px;
  color:#666;
  display:block;
  font-size:12px;
  font-style:italic;
  line-height:1.4;
}
  • Cari Kode </head>
  • Copy Paste kode dibawah ini sebelum kode </head>
<script type="text/javascript">
//<![CDATA[
	// Recent Comments Settings
	var
	numComments  = 7,
	showAvatar  = true,
	avatarSize  = 30,
	characters  = 60,
	defaultAvatar  = "http://1.bp.blogspot.com/-LCtABolbUDQ/T4c5vHX7AuI/AAAAAAAAAGw/bAKjTt-BsVI/s1600/avatar.png",
	hideCredits = true;
//]]>
</script>
<script type="text/javascript" src="http://zona-fathur.googlecode.com/files/cammentavatar.js"></script>
  • Simpan Template

Langkah Kedua

  • Tetap pada tab Design (Rancangan);
  • Klik tab Elemen Laman (Tambahkan Widget);
  • Pilih HTML/JavaScript;
  • Copy paste kode berikut kedalam HTML yang baru dipilih;
<script type="text/javascript" src="http://kang-fathur.blogspot.com/feeds/comments/default?alt=json&callback=tb_recent_comments&max-results=7"></script>
  • Simpan.

Catatan :
Kode yang bergaris bawah diatas ganti dengan URL Blog anda.

Bagaimana gampang bukan? silakan dicoba dan semoga berhasil dan bermanfaat bagi anda semua. Salam blogger Indonesia.

April 11, 2012

Membuat Tombol Demo (Download) dengan CSS

Lama gak posting terasa kangen juga ingin ngeblog, ya mau gimana lagi hampi setiap hari lembur dengan kerjaan yang menumpuk. Pada waktu gak sedikit ini Kang Fathur sempatkan untuk membagikan tutorial yang mungkin anda butuhkan dalam blog. Bahkan bagi pengguna blog yang menyediakan link-link download, artikel ini sangat cocok untuk diterapkan.

Seperti blog penyedia download template, pasti disitu ada link DEMO dan DOWNLOAD yang harus diterapkan. Sebab, ini membuat pengunjung gak bertanya-tanya lagi kayak apa sih dan bagaimana hasilnya.

Seperti biasanya anda menerapkan kode CSS ini diatas kode ]]></b:skin> yang ada pada template blog anda. Brikut kopde CSS yang bisa anda copy paste sebelum kode ]]></b:skin>

CSS

.box-css3-tombol-download {
  padding:10px 0;
}

.css3-tombol-download {
  margin:0 auto;
  text-decoration:none;
  width:140px;
  text-align:left;
  height:38px;
  display:block;
  overflow:hidden;
  font:normal normal 20px/14px Arial,Helvetica;
  color:#fefefe;
  cursor:pointer;
  text-shadow:0 1px 0 rgb(129,56,149);
  border-radius:4px;
  -webkit-border-radius:4px;
  -moz-border-radius:4px;
  box-shadow:inset 1px 1px 0 rgb(165,61,191),inset -1px -1px 0 rgb(165,61,191);
  -webkit-box-shadow:none !important
/* inset 1px 1px 0 rgb(165,61,191),inset -1px -1px 0 rgb(165,61,191) */;
  -moz-box-shadow:inset 1px 1px 0 rgb(165,61,191),inset -1px -1px 0 rgb(165,61,191);
  background:#C65AE3;
  background:-moz-linear-gradient(top,rgb(213,118,237) 0%,rgb(168,60,197) 100%);
  background:-o-linear-gradient(top,rgb(213,118,237) 0%,rgb(168,60,197) 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left top,left bottom,color-stop(0%,rgb(213,118,237)),color-stop(100%,rgb(168,60,197)));
}

.css3-tombol-download:hover {
  text-shadow:0 1px 0 rgb(43,42,126);
  box-shadow:inset 1px 1px 0 rgb(71,71,208),inset -1px -1px 0 rgb(71,71,208);
  -webkit-box-shadow:none !important
/* inset 1px 1px 0 rgb(71,71,208),inset -1px -1px 0 rgb(71,71,208) */;
  -moz-box-shadow:inset 1px 1px 0 rgb(71,71,208),inset -1px -1px 0 rgb(71,71,208);
  background:#4E4DD7;
  background:-moz-linear-gradient(top,rgb(117,117,239) 0%,rgb(60,59,196) 100%);
  background:-o-linear-gradient(top,rgb(117,117,239) 0%,rgb(60,59,196) 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left top,left bottom,color-stop(0%,rgb(117,117,239)),color-stop(100%,rgb(60,59,196)));
}

.css3-tombol-download:before {
  position:relative;
  content:'';
  display:block;
  top:2px;
  margin:0 auto;
  width:98%;
  padding:18px 0;
  border-radius:4px;
  -webkit-border-radius:4px;
  -moz-border-radius:4px;
  background:rgb(168,60,197);
  background:-moz-linear-gradient(top,rgb(206,98,235) 0%,rgb(168,60,197) 100%);
  background:-o-linear-gradient(top,rgb(206,98,235) 0%,rgb(168,60,197) 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left top,left bottom,color-stop(0%,rgb(206,98,235)),color-stop(100%,rgb(168,60,197)));
}

.css3-tombol-download:hover:before {
  background:rgb(60,59,196);
  background:-moz-linear-gradient(top,rgb(97,98,233) 0%,rgb(60,59,196) 100%);
  background:-o-linear-gradient(top,rgb(97,98,233) 0%,rgb(60,59,196) 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left top,left bottom,color-stop(0%,rgb(97,98,233)),color-stop(100%,rgb(60,59,196)));
}

.css3-tombol-download:after {
  position:relative;
  float:right;
  content:'';
  display:block;
  top:-50px;
  width:36px;
  padding:19px 0;
  height:40px;
  border-radius:0 4px 4px 0;
  -webkit-border-radius:0 4px 4px 0;
  -moz-border-radius:0 4px 4px 0;
  background:rgba(72,30,178,0.4);
}

.css3-tombol-download:hover:after {
  background:rgba(91,158,228,0.4);
}

.css3-tombol-download span {
  position:relative;
  color:#fefefe;
  content:'';
  display:block;
  top:-24px;
  margin:0 auto;
  z-index:4;
  padding:0 0 0 7px;
  text-transform:capitalize;
}

.css3-tombol-download span:before {
  position:relative;
  float:right;
  content:'';
  display:block;
  top:-6px;
  right:12px;
  width:12px;
  height:12px;
  background:rgb(225,225,225);
  border-radius:1px 1px 0 0;
  -webkit-border-radius:1px 1px 0 0;
  -moz-border-radius:1px 1px 0 0;
}

.css3-tombol-download span:after {
  position:relative;
  float:right;
  content:'';
  top:6px;
  right:-5px;
  border-style:solid;
  border-width:14px 11px 0 11px;
  border-color:transparent;
  border-top-color:rgb(225,225,225);
}

/*************************************/

.css3-tombol-download-sprite {
  overflow:hidden;
  display:block;
  margin:0 auto;
  text-decoration:none;
  padding:19px 0 17px 0;
  text-align:center;
  color:rgba(220,228,235,0.9);
  text-shadow:0 1px 0 rgba(0,0,0,0.7),0 2px 1px rgba(0,0,0,0.7);
  text-transform:uppercase;
  font:normal bold 18px/17px Helvetica,Arial;
  max-width:160px;
  display:block;
  background:#273648;
  background:-moz-linear-gradient(top,rgb(55,69,83) 0%,rgb(38,53,70) 50%,rgb(23,34,45) 100%);
  background:-o-linear-gradient(top,rgb(55,69,83) 0%,rgb(38,53,70) 50%,rgb(23,34,45) 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left top,left bottom,color-stop(0%,rgb(55,69,83)),color-stop(50%,rgb(38,53,70)),color-stop(100%,rgb(23,34,45)));
  -webkit-border-radius:55px;
  -moz-border-radius:55px;
  border-radius:55px;
  box-shadow:0 -1px 1px rgba(18,27,37,0.4),0 1px 0 rgb(18,27,37),0 2px 0 rgb(18,27,37),0 3px 0 rgb(18,27,37),0 4px 0 rgb(18,27,37),0 5px 0 rgb(18,27,37),0 6px 0 rgb(18,27,37),0 6px 2px rgb(18,27,37),0 6px 8px rgb(18,27,37);
  -moz-box-shadow:0 -1px 1px rgba(18,27,37,0.4),0 1px 0 rgb(18,27,37),0 2px 0 rgb(18,27,37),0 3px 0 rgb(18,27,37),0 4px 0 rgb(18,27,37),0 5px 0 rgb(18,27,37),0 6px 0 rgb(18,27,37),0 6px 2px rgb(18,27,37),0 6px 8px rgb(18,27,37);
  -webkit-box-shadow:0 -1px 1px rgba(18,27,37,0.4),0 1px 0 rgb(18,27,37),0 2px 0 rgb(18,27,37),0 3px 0 rgb(18,27,37),0 4px 0 rgb(18,27,37),0 5px 0 rgb(18,27,37),0 6px 0 rgb(18,27,37),0 6px 2px rgb(18,27,37),0 6px 8px rgb(18,27,37);
}

.css3-tombol-download-sprite:before,
.css3-tombol-download-sprite:after {
  position:relative;
  float:left;
  content:'';
  width:110px;
  height:1px;
}

.css3-tombol-download-sprite:before {
  left:24px;
  top:-19px;
  background:#656E79;
  background:-moz-linear-gradient(left,transparent 0%,rgba(155,158,163,0.5) 30%,rgba(155,158,163,0.5) 70%,transparent 100%);
  background:-o-linear-gradient(left,transparent 0%,rgba(155,158,163,0.5) 30%,rgba(155,158,163,0.5) 70%,transparent 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left bottom,right bottom,color-stop(0%,transparent),color-stop(30%,rgba(155,158,163,0.5)),color-stop(70%,rgba(155,158,163,0.5)),color-stop(100%,transparent));
  box-shadow:0 1px 10px rgb(155,158,163);
  -moz-box-shadow:0 1px 10px rgb(155,158,163);
  -webkit-box-shadow:none !important
/* 0 1px 10px rgb(155,158,163) */;
}

.css3-tombol-download-sprite:after {
  left:24px;
  top:17px;
  background:#585859;
  background:-moz-linear-gradient(left,transparent 0%,rgba(44,53,64,0.2) 40%,rgba(44,53,64,0.2) 60%,transparent 100%);
  background:-o-linear-gradient(left,transparent 0%,rgba(44,53,64,0.2) 40%,rgba(44,53,64,0.2) 60%,transparent 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left bottom,right bottom,color-stop(0%,transparent),color-stop(40%,rgba(44,53,64,0.8)),color-stop(60%,rgba(44,53,64,0.8)),color-stop(100%,transparent));
}

.css3-tombol-download-sprite:hover {
  outline:none;
  color:rgba(220,228,235,0.8);
  background:#162230;
  background:-moz-linear-gradient(top,rgb(50,61,73) 0%,rgb(24,36,50) 50%,rgb(18,31,44) 100%);
  background:-o-linear-gradient(top,rgb(50,61,73) 0%,rgb(24,36,50) 50%,rgb(18,31,44) 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left top,left bottom,color-stop(0%,rgb(50,61,73)),color-stop(50%,rgb(24,36,50)),color-stop(100%,rgb(18,31,44)));
}

.css3-tombol-download-sprite:hover:after {
  background:-moz-linear-gradient(left,transparent 0%,rgba(44,53,64,0.2) 20%,rgba(44,53,64,0.5) 50%,rgba(44,53,64,0.2) 80%,transparent 100%);
  background:-o-linear-gradient(left,transparent 0%,rgba(44,53,64,0.2) 20%,rgba(44,53,64,0.5) 50%,rgba(44,53,64,0.2) 80%,transparent 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left bottom,right bottom,color-stop(0%,transparent),color-stop(20%,rgba(44,53,64,0.7)),color-stop(50%,rgba(44,53,64,1)),color-stop(80%,rgba(44,53,64,0.7)),color-stop(100%,transparent));
}

.css3-tombol-download-sprite:focus,
.css3-tombol-download-sprite:active {
  outline:none;
  position:relative;
  top:2px;
  background:#243547;
  background:-moz-linear-gradient(top,rgb(40,51,65) 0%,rgb(24,36,50) 50%,rgb(19,31,44) 100%);
  background:-o-linear-gradient(top,rgb(40,51,65) 0%,rgb(24,36,50) 50%,rgb(19,31,44) 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left top,left bottom,color-stop(0%,rgb(40,51,65)),color-stop(50%,rgb(24,36,50)),color-stop(100%,rgb(19,31,44)));
  box-shadow:0 -1px 1px rgba(18,27,37,0.4),0 1px 0 rgb(18,27,37),0 2px 0 rgb(18,27,37),0 3px 0 rgb(18,27,37),0 4px 2px rgb(18,27,37),0 4px 8px rgb(18,27,37);
  -webkit-box-shadow:0 -1px 1px rgba(18,27,37,0.4),0 1px 0 rgb(18,27,37),0 2px 0 rgb(18,27,37),0 3px 0 rgb(18,27,37),0 4px 2px rgb(18,27,37),0 4px 8px rgb(18,27,37);
  -moz-box-shadow:0 -1px 1px rgba(18,27,37,0.4),0 1px 0 rgb(18,27,37),0 2px 0 rgb(18,27,37),0 3px 0 rgb(18,27,37),0 4px 2px rgb(18,27,37),0 4px 8px rgb(18,27,37);
}

.css3-tombol-download-sprite:focus:before,
.css3-tombol-download-sprite:active:before {
  top:-19px;
  background:-moz-linear-gradient(left,transparent 0%,rgba(155,158,163,0.2) 30%,rgba(155,158,163,0.2) 70%,transparent 100%);
  background:-o-linear-gradient(left,transparent 0%,rgba(155,158,163,0.2) 30%,rgba(155,158,163,0.2) 70%,transparent 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left bottom,right bottom,color-stop(0%,transparent),color-stop(30%,rgba(155,158,163,0.6)),color-stop(70%,rgba(155,158,163,0.6)),color-stop(100%,transparent));
}

.css3-tombol-download-sprite:focus:after,
.css3-tombol-download-sprite:active:after {
  background:-moz-linear-gradient(left,transparent 0%,rgba(44,53,64,0.1) 20%,rgba(44,53,64,0.3) 50%,rgba(44,53,64,0.1) 80%,transparent 100%);
  background:-o-linear-gradient(left,transparent 0%,rgba(44,53,64,0.1) 20%,rgba(44,53,64,0.3) 50%,rgba(44,53,64,0.1) 80%,transparent 100%);
  background:-webkit-gradient(
linear,left bottom,right bottom,color-stop(0%,transparent),color-stop(20%,rgba(44,53,64,0.5)),color-stop(50%,rgba(44,53,64,0.8)),color-stop(80%,rgba(44,53,64,0.5)),color-stop(100%,transparent));
}

Jika anda sudah menerapkan dalam template anda langsung simpan template.

HTML

Dalam penerapan tombol DEMO atau DOWNLOAD anda dapat menirukan kode dibawah

<a href='http://kang-fathur.blogspot.com' class='css3-tombol-download-sprite'>Download</a>

Catatan :

Kode yang bergaris bawah diatas ganti dengan URL (link) yang akan dituju pada tombol yang baru dibuat.

Hasilnya akan seperti ini


Download

Atau

Demo

Semoga ini bermanfaat bagi anda. Trims udah berkunjung di blog Portal Informasi Online ini

April 2, 2012

Membuat 'Slider Image' Pada Blog

Wah.... Pertama-tama saya ucapkan selamat datang kembali pada blog Kang Fathur yang berbagi informasil online. Disini tempatnya berbagi informasi mulai dari Tutorial, Design Grafis, CorelDRAW, PowerPoint, Blogger, Photoshop, Islami, Template, dan banyak sekali.

Pada malam ini, saya akan membagikan cara membuat slider image pada blogger yang mana tampilannya banyak digunakan para pengguna blogger ataupun wordpress. Akan tetapi artikel kali ini, hanya share-kan tutorial pada pengguna blogspot soalnya untuk design wordpress jelas Kang Fathur gak tau.... hehhehhe.

Pernah sebelumnya saya membuat Slider pada Populer Post (artikel populer) scara otomatis, Slide pada Googe Adsense, Membuat Panel Slide dan saat ini membuat Slide manual pada gambar blog.

Sebenarnya slider image ini sudah lama saya buat untuk Blog Portal Informasi Online kan tetapi karena bnyak kerjaan yang gak bisa ditinggalkan baru kali ini saya sempat sharekan bagi temen-temen pengunjung setia blog ini.

Imi merupakan konsep perubahan dalam blog ini, yang sebelumnya menggunakan slider image seperti gambar berikut :

Membuat 'Slider Image' Pada Blog

Menjadi

Membuat 'Slider Image' Pada Blog

Langkah I

  • Login Blogger dengan account anda;
  • Pilih Rancangan atau Design;
  • Klik tab Edit HTML;
  • cari Kode  ]]></b:skin>
  • Copy paste code berikut sebelum kode diatas :
#s3slider {
  background:none repeat scroll 0 0 #FFFFFF;
  border:4px solid #FFFFFF;
  box-shadow:0 0 4px #CCCCCC;
  height:300px;
  margin-bottom:-30px;
  margin-left:0;
  margin-top:-35px;
  overflow:hidden;
  position:relative;
  text-shadow:0 1px 0 #000000;
  width:603px;
}

#s3sliderContent {
  background:none repeat scroll 0 0 #FFFFFF;
  height:300px;
  list-style:none outside none;
  margin-left:0;
  overflow:hidden;
  padding:0;
  position:absolute;
  top:-14px;
  width:600px;
}

.s3sliderImage {
  float:left;
  position:relative;
  width:600px;
}

.s3sliderImage span {
  background-color:#000000;
  color:#FFFFFF;
  display:none;
  font-size:12px;
  height:300px;
  line-height:16px;
  opacity:0.7;
  overflow:hidden;
  padding:10px 13px;
  position:absolute;
  right:0;
  top:0;
  width:180px;
}

.s3sliderImage strong a {
  font-family:'Myriad Pro',Helvetica,Arial,Sans-Serif;
  font-size:20px;
}

.s3sliderImage strong a:hover {
  color:#FFFFFF;
}

  • Selanjutnya  cari kode  </head>
  • Jika ketemu Copy paste kode dibawah sebelum kode  </head>

<script src='https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.4.4/jquery.min.js' type='text/javascript'/>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
/* ------------------------------------------------------------------------
Membuat 'Slider Image' Pada Blog
(C)2012 by Kang Onk Design
http://kang-fathur.blogspot.com/2012/04/membuat-slider-image-pada-blog.html-------------------------------------------------------------------------- */

(function($){

    $.fn.s3Slider = function(vars) {     
      
        var element     = this;
        var timeOut     = (vars.timeOut != undefined) ? vars.timeOut : 4000;
        var current     = null;
        var timeOutFn   = null;
        var faderStat   = true;
        var mOver       = false;
        var items       = $("#" + element[0].id + "Content ." + element[0].id + "Image");
        var itemsSpan   = $("#" + element[0].id + "Content ." + element[0].id + "Image span");
          
        items.each(function(i) {
  
            $(items[i]).mouseover(function() {
               mOver = true;
            });
          
            $(items[i]).mouseout(function() {
                mOver   = false;
                fadeElement(true);
            });
          
        });
      
        var fadeElement = function(isMouseOut) {
            var thisTimeOut = (isMouseOut) ? (timeOut/2) : timeOut;
            thisTimeOut = (faderStat) ? 10 : thisTimeOut;
            if(items.length > 0) {
                timeOutFn = setTimeout(makeSlider, thisTimeOut);
            } else {
                console.log("Poof..");
            }
        }
      
        var makeSlider = function() {
            current = (current != null) ? current : items[(items.length-1)];
            var currNo      = jQuery.inArray(current, items) + 1
            currNo = (currNo == items.length) ? 0 : (currNo - 1);
            var newMargin   = $(element).width() * currNo;
            if(faderStat == true) {
                if(!mOver) {
                    $(items[currNo]).fadeIn((timeOut/6), function() {
                        if($(itemsSpan[currNo]).css('bottom') == 0) {
                            $(itemsSpan[currNo]).slideUp((timeOut/6), function() {
                                faderStat = false;
                                current = items[currNo];
                                if(!mOver) {
                                    fadeElement(false);
                                }
                            });
                        } else {
                            $(itemsSpan[currNo]).slideDown((timeOut/6), function() {
                                faderStat = false;
                                current = items[currNo];
                                if(!mOver) {
                                    fadeElement(false);
                                }
                            });
                        }
                    });
                }
            } else {
                if(!mOver) {
                    if($(itemsSpan[currNo]).css('bottom') == 0) {
                        $(itemsSpan[currNo]).slideDown((timeOut/6), function() {
                            $(items[currNo]).fadeOut((timeOut/6), function() {
                                faderStat = true;
                                current = items[(currNo+1)];
                                if(!mOver) {
                                    fadeElement(false);
                                }
                            });
                        });
                    } else {
                        $(itemsSpan[currNo]).slideUp((timeOut/6), function() {
                        $(items[currNo]).fadeOut((timeOut/6), function() {
                                faderStat = true;
                                current = items[(currNo+1)];
                                if(!mOver) {
                                    fadeElement(false);
                                }
                            });
                        });
                    }
                }
            }
        }
      
        makeSlider();

    };

})(jQuery);
//]]>
</script>
<script type='text/javascript'>
	$(document).ready(function() {
	$(&#39;#s3slider&#39;).s3Slider({
	timeOut: 4000
	});
	});
</script>
Jika dalam blog anda sudah terdapat jQuery, kode yang bergaris bawah diatas diabaikan dan disarankan menggunakan jQuery versi terbaru
  • Simpan Template.

Langkah II

Tetap pada Rancangan, pilih tab Tambahkan Elemen (Gadget);
Pilih HTML/JavaScript;
dan copy paste kode berikut :
<div id="s3slider">
	<ul id="s3sliderContent">
		<li class="s3sliderImage">
			<img src="URL Image Anda" />
			<span>
				<strong><a href="URL Tujuan anda">Title anda</a></strong>
				<p>Tulisan Anda......</p>
			</span>
		</li>
		<li class="s3sliderImage">
			<img src="URL Image Anda" />
			<span>
				<strong><a href="URL Tujuan anda">Title anda</a></strong>
				<p>Tulisan Anda......</p>
			</span>
		</li>
		<li class="s3sliderImage">
			<img src="URL Image Anda" />
			<span>
				<strong><a href="URL Tujuan anda">Title anda</a></strong>
				<p>Tulisan Anda......</p>
			</span>
		</li>
		<li class="s3sliderImage">
			<img src="URL Image Anda" />
			<span>
				<strong><a href="URL Tujuan anda">Title anda</a></strong>
				<p>Tulisan Anda......</p>
			</span>
		</li>
		<div class="clear s3sliderImage"></div>
	</ul>
</div>
  • Lalu Simpan.

Sekian dan semoga bermanfaat.

April 1, 2012

Abdullah Ibnu Rawahah

Yang bersemboyan :
Wahai Diri ……..
Jika Kau Tidak Gugur di Medan Juang ……..
Kau Tetap Akan Mati ……..
Walau di Atas Ranjang ..……

Waktu itu Rasulullah saw. sedang duduk di suatu tempat dataran tinggi kota Mekah, menghadapi para utusan yang datang dari kota Madinah, dengan bersembunyi-sembunyi dari kaum Quraisy. Mereka yang datang ini terdiri dari duabelas orang utusan suku atau kelompok yang kemudian dikenal dengan nama Kaum Anshar.(penolong Rasul). Mereka sedang dibai'at Rasul (diambil Janji sumpah setia) yang terkenal pula dengan nama Bai'ah Al-Aqabah al-Ula (Aqabah pertama). Merekalah pembawa dan penyi'ar IsIam pertama ke kota Madinah, dan bai'at merekalah yang membuka jalan bagi hijrah Nabi beserta pengikut beliau, yang pada gilirannya kemudian, membawa kemajuan pesat bagi Agama Allah yaitu Islam ....Maka salah seorang dari utusan yang dibai'at Nabi itu, adalah Abdullah binRawahah.

Dan sewaktu pada tahun berikutnya, Rasulullah saw. membai'at. lagi tujuhpuluh tiga orang Anshar dari penduduk Madinah pada bai'at 'Aqabah kedua, maka tokoh Ibnu Rawahah ini pun termasuk salah seorang utusan yang dibai'at itu.

Kemudian sesudah Rasullullah bersama shahabatnya hijrah ke Madinah dan menetap di sana, maka Abdullah bin Rawahah pulalah yang paling banyak usaha dan kegiatannya dalam membela Agama dan mengukuhkan sendi-sendinya. Ialah yang paling waspada mengawasi sepak terjang dan tipu muslihat Abdulla bin Ubay (pemimpin golongan munafik) yang oleh penduduk Madinah telah dipersiapkan untuk diangkat menjadi raja sebelum Islam hijrah ke sana, dan yang tak putus-putusnya berusaha menjatuhkan Islam dengan tidak menyia-nyiakan setiap kesempatan yang ada. Berkat kesiagaan Abdullah bin Rawahah yang terus-menerus mengikuti gerak-gerik Abdullah bin Ubay dengan cermat, maka gagalah usahanya, dan maksud-maksud jahatnya terhadap Islam dapat di patahkan.

Ibnu Rawahah adalah seorang penulis yang tinggal di suatu lingkungan yang langka degan kepandaian tulisi baca. Ia juga seorang penyair yang lancar, untaian syair-syairnya meluncur dari lidahnya dengan kuat dan indah didengar ....

Semenjak ia memeluk Islam, dibaktikannya kemampuannya bersyair itu untuk mengabdi bagi kejayaan Islam .....Dan Rasullullah menyukai dan menikmati syair-syairnya dan sering beliau minta untuk lebih tekun lagi membuat syair.

Pada suatu hari, beliau duduk bersama para sahabatnya, tiba-tiba datanglah Abdullah bin Rawahah, lalu Nabi bertanya kepadanya: "Apa yang anda lakukan jika anda hendak mengucapkan syair?"

Jawab Abdullah: "Kurenungkan dulu, kemudian baru kuucapkan". Lalu teruslah ia mengucapkan syairnya tanpa bertangguh, demikian kira-kira artinya secara bebas:

"Wahai putera Hasyim yang baik, sungguh Allah telah melebihkanmu dari seluruh manusia.dan memberimu keutamaan, di mana orang tak usah iri.

Dan sungguh aku menaruh firasat baik yang kuyakini terhadap dirimu. Suatu firasat yang berbeda dengan pandangan hidup mereka.

Seandainya anda bertanya dan meminta pertolongan mereka dan memecahkan persoalan tiadalah mereka henhak menjawab atau membela

Karena itu Allah mengukuhkan kebaikan dan ajaran yang anda,bawa

Sebagaimana Ia telah mengukuhkan dan memberi pertolongan kepada Musa".

Mendengar itu Rasul menjadi gembira dan ridla kepadanya, lalu sabdanya: "Dan engkau pun akan diteguhkan Allah".

Dan sewaktu Rasulullah sedang thawaf di Baitullah pada 'umrah qadla, Ibnu Rawahah berada di muka beliau sambil membaca syair dari rajaznya:

"Oh Tuhan, kalauIah tidak karena Engkau, niscaya tidaklah ami akan mendapat petunjuk, tidak akan bersedeqah dan Shalat!

Maka mohon diturunkan sakinah atas kami dan diteguhkan pendirian kami jika musuh datang menghadang.

,Sesuhgguhnya Qrang-orang yang telah aniaya terhadap kami, biIa mereka membuat fitnah akan kami tolak dan kami tentang".

Orang-orang Islam pun sering mengulang-ulangi syair-syairnya yang indah.
Penyair Rawahah yang produktif ini amat berduka sewaktu turun ayat al-Quranul Karim yang artinya :

"Dan para penyair, banyak pengikut mereka orang-orang sesat". (Q.S. Asy-syu'ara: 224)
Tetapi kedukaan hatinya jadi terlipur waktu turun pula ayat lainnya : Artinya :

"Kecuali orang-orang(penyair) yang beriman dan beramal shaleh dan banyak ingat kepada Allah, dan menuntut bela sesudah mereka dianiaya". (Q.S. Asy-syu'ara : 227)

Dan sewaktu Islam terpaksa terjun ke medan perang karena membela diri, tampillah Abdullah ibnu Rawahah membawa pedangnya ke medan tempur Badar, Uhud, Khandak, Hudaibiah dan Khaibar, seraya menjadikan kalimat-kalimat syairnya dan qashidahnya menjadi slogan perjuangan:
"Wahai diri! Seandainya engkau tidak tewas terbunuh, tetapi engkau pasti akan mati juga!"

Ia juga menyorakkan teriakan perang:
"Menyingkir kamu, hai anak-anak kafir dari jalannya. Menyingkir kamu setiap kebaikkan akan ditemui pada Rasulnya".

Dan datanglah waktunya perang Muktah ….Abdullah bin Rawahah adalah panglima yang ketiga dalam pasukan Islam.

Ibnu Rawahah berdiri dalam keadaan siap bersama pasukkan Islam yang berangkat meninggalkan kota Madinah …ia tegak sejenak lalu berkata, mengucapkan syairnya;

" Yang kupinta kepada Allah Yang Maha Rahman
Keampunan dan kemenangan di medan perang
Dan setiap ayunan pedangku memberi ketentuan
Bertekuk lututnya angkatan perang syetan
Akhirnya aku tersungkur memenuhi harapan ….. Mati syahid di medan perang…!!"

Benar, itulah cita-citanya kemenangan dan hilang terbilang …., pukulan pedang atau tusukan tombak, yang akan membawanya ke alam syuhada yang berbahagia…!!

Balatentara Islam maju bergerak kemedan perang muktah. Sewaktu orang-orang Islam dari kejauhan telah dapat melihat musuh-musuh mereka, mereka memperkirakan besarnya balatentara Romawi sekitar duaratus ribu orang …, karena menurut kenyataan barisan tentara mereka seakan tak ada ujung alhir dan seolah-olah tidak terbilang banyaknya ….!

Orang-orang Islam melihat jumlahmereka yang sedikit, lalu terdiam …dan sebagian ada yang menyeletuk berkata:
"Baiknya kita kirim utusan kepada Rasulullah, memberitakan jurnlah musuh yang besar. Mungkin kita dapat bantuan tambahan pasukan, atau jika diperintahkan tetap maju maka kita patuhi".

Tetapi.Ibnu Rawahah,.bagaikan datangnya siang bangun berdiri di antara barisan pasukan-pasukannya lalu berucap:
"Kawan:kawan sekalian! Demi Ailah, sesungguhnya kita berperang melawan musuh-musuh kita bukan berdasar bilangan, kekuatan atau banyaknya jumlah Kita tidak memerangi memerangi mereka, melainkan karena mempertahankan Agama kita ini, yang dengan memeluknya kita telah dimuliakan Allah ... !

Ayohlah kita maju ….! Salah satu dari dua kebaikan pasti kita capai, kemenagan atau syahid di jalan Allah ... !"

Dengan bersorak-sorai Kaum Muslimin yang sedikit bilangannya tetapi besar imannya itu menyatakan setuju. Mereka berteriak: "Sungguh, demi Allah, benar yang dibilang Ibnu Rawahah.. !"

Demikianlah, pasukan terus ke tujuannya, dengan bilangan yang jauh lebih sedikit menghadapi musuh yang berjumlah 200.000 yang berhasil dihimpun orang Romawi untuk menghadapi suatu peperangan dahsyat yang belum ada taranya.

Kedua pasukan, balatentara itu pun bertemu, lalu berkecamuklah pertempuran di antara keduanya.

Pemimpin yang pertama Zaid bin Haritsah gugur sebagai syahid yang mulia, disusul oleh pemimpin yang kedua Ja'far bin Abi Thalib, hingga ia memperoleh syahidnya pula dengan penuh kesabaran, dan menyusl pula sesudah itu pemimpin yang ketiga ini, Abdullah bin Rawahah. Dikala itu ia memungut panji perang dari tangan kananya Ja'far, sementara peperangan sudah mencapai puncaknya. Hampir-hampirlah pasukan Islam yang kecil itu, tersapu musnah diantara pasukan-pasukan Romawi yang datang membajir laksana air bah, yang berhasil dihimpun oleh Heraklius untuk maksud ini.

Ketika ia bertempur sebagai seorang prajurit, ibnu Rawahah ini menerjang ke muka dan ke belakang, ke kiri dan ke kanan tanpa ragu-ragu dan perduli. Sekarang setelah menjadi panglima seluruh pasukan yang akan dimintai tanggung jawabnya atas hidup mati pasukannya, demi terlihat kehebatan tentara romawi seketika seolah terlintas rasa kecut dan ragu-ragu pada dirinya. Tetapi saat itu hanya sekejap, kemudian ia membangkitkan seluruh semangat dan kekutannya dan melenyapkan semua kekhawatiran dari dirinya, sambil berseru:

"Aku telah bersumpah wahai diri, maju ke medan laga
Tapi kenapa kulihat engkau menolak syurga …..
Wahai diri, bila kau tak tewas terbunuh, kau kan pasti mati
Inilah kematian sejati yang sejak lama kau nanti …….
Tibalah waktunya apa yng engkau idam-idamkan selama ini
Jika kau ikuti jejak keduanya, itulah ksatria sejati ….!"
(Maksudnya, kedua sahabatnya Zaid dan Ja'far yang telah mendahului gugur sebagai syuhada).

Jika kamu berbuat seperti keduanya, itulah ksatria sejati…..!" Ia pun maju menyerbu orang-orang Romawi dengan tabahnya …… Kalau tidaklah taqdir Allah yang menentukan, bahwa hari itu adalah saat janjinya akan ke syurga, niscaya ia akan terus menebas musuh dengan pedangnya, hingga dapat menewaskan sejumlah besar dari mereka …. Tetapi waktu keberangkatan sudah tiba, yang memberitahukan awal perjalananya pulang ke hadirat Allah, maka naiklah ia sebagai syahid…..

Jasadnya jatuh terkapar, tapi rohnya yang suci dan perwira naik menghadap Zat Yang Maha Pengasih lagi Maha Tinggi, dan tercapailah puncak idamannya:

"Hingga dikatakan, yaitu bila mereka meliwati mayatku:
Wahai prajurit perang yang dipimpin Allah, dan benar ia telah terpimpin!"
"Benar engkau, ya Ibnu Rawahah….! Anda adalah seorang prajurit yang telah dipimpin oleh Allah…..!"

Selagi pertempuran sengit sedang berkecamuk di bumi Balqa' di Syam, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam sedang duduk beserta para shahabat di Madinah sambil mempercakapkan mereka. Tiba-tiba percakapan yang berjalan dengan tenang tenteram, Nabi ter;liam, kedua matanya jadi basah berkaca-kaca. Beliau mengangkatkan wajahnya dengan mengedipkan kedua matanya, untuk melepas air mata yang jatu disebabkan rasa duka dan belas kasihan ... ! Seraya memandang berkeliling ke wajah para shahabatnya dengan pandangan haru, beliau berkata: "Panji perang dipegang oleh Zaid bin Haritsah, ia bertempur bersamanya hingga ia gugur sebagai syahid ..... Kemudian diambil alih oleh Ja'far, dan ia bertempur pula bersamanya sampai syahid pula ....". Be!iau berdiam sebentar, lain diteruskannya ucapannya: "Kemudian panji itu dipegang oleh Abdulah bin Rawahah dan ia bertempur bersama panji itu, sampai akhirnya ia·pun syahid pula".

Kemudian Rasul diam lagi seketika, sementara mata beliau bercahaya, menyinarkan kegembiraan, ketentraman dan kerinduan, lalu katanya pula : "Mereka bertiga diangkatkan ke tempatku ke syurga …"
Perjalanan manalagi yang lebih mulia …….
Kesepakatan mana lagi yang lebih berbahagia …….
Mereka maju ke medan laga bersama-sama …….
Dan mereka naik ke syurga bersama-sama pula ….

Dan penghormatan terbaik yang diberikan untuk mengenangkan jasa mereka yang abadi, ialah ucapan Rasullullah Shallallahu alaihi wa sallam yang berbunyi :

"Mereka telah diangkatkan ke tempatku ke syurga……

Abdullah Bin Zubeir

Seorang Tokoh Syahid Yang Luar Biasa

Ketika menempuh padang pasir yang panas bagai menyala dalam perjalanan hijrah dari Mekah ke Madinah yang terkenal itu, ia masih merupakan janin dalam rahim ibunya. Demikianlah telah menjadi taqdir bagi Abdullah bin Zubeir melakukan hijrah bersama Kaum Muhajirin selagi belum muncul ke alam dunia, masih tersimpan dalam perut ibunya .... Ibunya Asma, - semoga Allah ridla kepadanya dan ia jadi ridla kepada Allah - setibanya di Quba, suatu dusun di luar kota Madinah, datanglah saat melahirkan, dan jabang bayi yang muhajir itu pun masuklah ke bumi Madinah bersamaan waktunya dengan masuknya muhajirin lainnya dari shahabat-shahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasalam ... !

Bayi yang pertama kali lahir pada saat hijrah itu, dibawa kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di rumahnya di Madinah, maka diciumnya kedua pipinya dan dikecupnya mulutnya, hingga yang mula pertama masuk ke rongga perut Abdullah bin Zubeir itu ialah air selera Rasulullah shallallahu 'alaihi i wasallam yang mulia. Kaum Muslimin berkumpul dan beramai-ramai membawa bayi yang dalam gendongan itu berkeliling kota sambil membaca tahlil dan takbir. Latar belakangnya ialah karena tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para shahabatnya tinggal menetap di Madinah, orang- orang Yahudi merasa terpukul dan iri hati, lalu melakukan perang urat saraf terhadap Kaum Muslimin. Mereka sebarkan berita bahwa dukun-dukun mereka telah menyihir Kaum Muslimin dan membuat mereka jadi mandul, hingga di Madinah tak seorang pun akan mempunyai bayi dari kalangan mereka... !

Maka tatkala Abdullah bin Zubeir muncul dari alam gaib, hal itu merupakan suatu kenyataan yang digunakan taqdir untuk menolak kebohongan orang-orang Yahudi di Madinah dan mematahkan tipu muslihat mereka ... !

Di masa hayat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam , Abdullah belum mencapai asia dewasa. Tetapi lingkungan hidup dan hubungannya yang akrab dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, telah membentuk kerangka kepahlawanan dan prinsip hidupnya, sehingga darma baktinya dalam menempuh kehidupan di dunia ini menjadi buah bibir orang dan tercatat dalam sejarah dunia. Anak kecil itu tumbuh dengan amat cepatnya dan menunjukkan hal-hal yang luar biasa dalam kegairahan, kecerdasan dan keteguhan pendirian. Masa mudanya dilaluinya tanpa noda, seorang yang suci, tekun beribadat, hidup sederhana dan perwira tidak terkira ....

Demikianlah hari-hari dan peruntungan itu dijalaninya dengan tabi'atnya yang tidak berubah dan semangat yang tak pernah kendor. Ia benar-benar seorang laki-laki yang mengenal tujuannya dan menempuhnya dengan kemauan yang keras membaja dan keimanan teguh luar biasa....

Sewaktu pembebasan Afrika, Andalusia dan Konstantinopel, ia yang waktu itu belum melebihi usia tujuh belas tahun, tampak sebagai salah seorang pahlawan yang namanya terlukis sepanjang masa ....

Dalam pertempuran di Afrika sendiri, Kaum Muslimin yang jumlahnya hanya duapuluh ribu sang tentara, pernah menghadapi musuh yang berkekuatan sebanyak seratus duapuluh ribu orang.

Pertempuran berkecamuk, dan pihak Islam terancam bahaya besar! Abdullah bin Zubeir melayangkan pandangannya meninjau kekuatan musuh hingga segeralah diketahuinya di mana letak kekuatan mereka. Sumber kekuatan itu tidak lain dari raja Barbar yang menjadi panglima tentaranya sendiri. Tak putus-putusnya raja itu berseru terhadap tentaranya dan membangkitkan semangat mereka dengan cara istimewa yang mendorong mereka untuk menerjuni maut tanpa rasa takut ....

Abdullah maklum bahwa pasukan yang gagah perkasa ini tak mungkin ditaklukkan kecuali dengan jatunya panglima yang menakutkan ini. Tetapi betapa caranya untuk menemuinya, padahal untuk sampai kepadanya terhalang oleh tembok kukuh dari tentara musuh yang bertempur laksana angin puyuh ... !

Tetapi semangat dan keberanian Ibnu Zubeir tak perlu diragukan lagi untuk selama-lamanya... ! Dipanggilnya sebagian kawan-kawannya, lalu katanya: "Lindungi punggungku dan mari menyerbu bersamaku... !" Dan tak ubah bagai anak panah lepas dari busurnya, dibelahnya barisan yang berlapis itu menuju raja musuh, dan demi sampai di hadapannya, dipukulnya sekali pukul, hingga raja itu jatuh tersungkur. Kemudian secepatnya bersama kawan-kawannya, ia mengepung tentara yang berada di sekeiiling raja dan menghancurkan mereka ...,lalu dikuman dangkannya Allahu Akbar... !

Demi Kaum Muslimin melihat bendera mereka berkibar di sana, yakni di tempat panglima Barbar berdiri menyampaikan perintah dan mengatur siasat, tahulah mereka bahwa kemenangan telah tercapai. Maka seolah-olah satu orang jua, mereka menyerbu ke muka, dan segala sesuatu-pun berakhir dengan keuntungan di pihak Muslimin ... !

Abdullah bin Abi Sarah, panglima tentara Islam, mengetahui peranan penting yang telah diiakukan oleh Ibnu Zubeir. Maka sebagai imbalannya disuruhnya ia menyampaikan sendiri berita kemenangan itu ke Madinah terutama kepada khalifah Utsman bin Affan....

Hanya kepahlawanannya dalam medan perang bagaimana juga unggul dan luar biasanya, tetapi itu tersembunyi di balik ketekunannya dalam beribadah ....Maka orang yang mempunyai tidak hanya satu dua alasan untuk berbangga dan menyombongkan dirinya ini akan menakjubkan kita karena selalu ditemukan dalam lingkungan orang-orang shaleh dan rajin beribadat.

Maka balk derajat maupun kemudaannya, kedudukan atau harta bendanya, keberanian atau kekuatannya, semua itu tidak mampu untuk menghalangi Abdullah bin Zubeir untuk menjadi seorang laki-laki 'abid yang berpuasa di siang hari, bangun malam beribadat kepada Allah dengan hati yang khusu' niat yang suci.

Pada suatu hari Umar bin Abdul Aziz mengatakan kepada Ibnu Abi Mulaikah: "Cobalah ceritakan kepada kami kepribadian Abdullah bin Zubeir!" Maka ujarnya: "Demi Allah! Tak pernah kulihat Jiwa yang tersusun dalam rongga tubuhnya itu seperti jiwanya! Ia tekun melakukan shalat, dan mengakhiri segala sesuatu dengannya. ... Ia ruku' dan sujud sedemikian rupa, hingga karena amat lamanya, maka burung-burung gereja yang bertengger di atas bahunya atau punggungnya, menyangkanya dinding tembok atau kain yang tergantung. Dan pernah peluru meriam batu lewat antara janggut dan dadanya sementara ia shalat, tetapi demi Allah, ia tidak peduli dan tidak goncang, tidak pula memutus bacaan atau mempercepat waktu ruku' nya

Memang, berita-berita sebenamya yang diceritakan orang tentang ibadat Ibnu Zubeir, hampir merupakan dongeng. Maka di dalam shaum dan shalat, dalam menunaikan haji dan serta zakat, ketinggian cita serta kemuliaan diri dalam bertenggang di waktu malam - sepanjang hayatnya - untuk bersujud dan beribadat, dalam menahan lapar di waktu siang, - juga sepanjang usianya - untuk shaum dan jihadun nafs ..., dan dalam keimanannya yang teguh kepada Allah ...dalam semua itu ia adalah tokoh satu-satunya tak ada duanya

Pada suatu kali Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu ditanyai orang mengenai Ibnu Zubeir. Maka walaupun di antara kedua orang ini terdapat perselisihan paham, Ibnu Abbas berkata: "Ia adalah seorang pembaca Kitabullah, dan pengikut sunnah Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam, tekun beribadat kepada-Nya dan shaum di siang hari karena takut kepada-Nya.. · Seorang putera dari pembela Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan ibunya ialah Asma puteri Shiddiq, sementara mak-tuanya ialah Khadijah istri dari Rasululiah shallallahu 'alaihi wasallam. Maka tak ada seorang pun sedang membicarakan khalifah yang telah pergi berlalu bernama Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu, tanpa mengindahkan tata-tertib kesopanan dan tidak didasari oleh kesadaran, mereka dicelanya, katanya: "Demi Allah, aku tak sudi meminta bantuan dalam menghadapi musuhku kepada orang-orang yang membenci Utsman ''~ Pada saat itu ia sangat memerlukan bantuan, tak ubah bagai seorang yang tenggelam membutuhkan pertolongan, tetap uluran tangan orang tersebut ditolaknya Keterbukaannya terhadap diri pribadi serta kesetiaannya terhadap aqidah dan prinsipnya, menyebabkannya tidak peduli kehilangan duaratus orang pemanah termahir yang Agama mereka tidak dipercayai dan berkenan di hatinya! Padahal waktu itu ia sedang berada dalam peperangan yang akan menentukan hidup matinya, dan kemungkinan besar akan berubah arah, seandainya pemanah-pemanah ahli itu tetap berada di sampingnya.,,.!

Kemudian pembangkangannya terhadap Mu'awiyah dan puteranya Yazid sungguh-sungguh merupakan kepahlawanan! Menurut pandangannya, Yazid bin Mu'awiyah bin Abi Sufyan itu adalah laki-laki yang terakhir kali dapat menjadi khalifah Muslimin, seandainya memang dapat ... ! Pandangannya ini memang beralasan, karena dalam soal apa pun juga, Yazid tidak becus! Tidak satu pun kebaikan dapat menghapus dosa-dosanya yang diceritakan sejarah kepada kita, maka betapa Ibnu Zubeir akan mau bai'at kepadanya, ?

Kata-kata penolakannya terhadap Mu'awiyah selagi ia masih hidup amat keras dan tegas. Dan apa pula katanya kepada Yazid yang telah naik menjadi khalifah dan mengirim utusannya kepada Ibnu Zubeir mengancamnya dengan nasib jelek apabila ia tidak membai'at pada Yazid ... ? Ketika itu Ibnu Zubeir memberikan jawabannya: "Kapan pun, aku tidak akan bai'at kepada si pemabok ... !" kemudian katanya berpantun : "Terhadap hal bathil tiada tempat berlunak lembut kecuali bila geraham dapat mengunyah batu menjadi lembut ".

Ibnu Zubeir tetap menjadi Amirul Mu'minin dengan mengambil Mekah al-Mukarramah sebagai ibu kota pemerintahan dan membentangkan kekuasaannya terhadap Hijaz, Yaman, Bashrah, Kufah, Khurasan dan seluruh Syria kecuali Damsyik, setelah ia mendapat bai'at dari seluruh warga kota-kota daerah tersebut di atas.

Tetapi orang-orang Banu Umaiyah tidak senang diam dan berhati puas sebelum menjatuhkannya, maka mereka melancarkan serangan yang bertubi-tubi, yang sebagian besar di antaranya berakhir dengan kekalahan dan kegagalan. Hingga akhirnya datanglah masa pemerilitahan Abdul Malik bin Marwan yang untuk menyerang Abdullah di Mekah itu memilih salah seorang anak manusia yang paling celaka dan paling merajalela dengan kekejaman dan kebuasannya ... ! Itulah dia Hajjaj ats-Tsaqafi, yang mengenai pribadinya, Umar bin Abdul Aziz, Imam yang adil itu pernah berkata: "Andainya setiap ummat datang dengan membawa kesalahan masing-masing, sedang kami hanya datang dengan kesalahan Hajjaj seorang saja, maka akan lebih berat lagi kesalahan kami dari mereka semua... !"

Dengan mengerahkan anak buah dan orang-orang upahannya, Hajjaj datang memerangi Mekah ibukota Ibnu Zubeir. Dikepungnya kota itu serta penduduknya, selama lebih kurang enam bulan dan dihalanginya mereka mendapat makanan dan air, dengan harapan agar mereka meninggalkan Ibnu Zubeir sebatang kara, tanpa tentara dan sanak saudara. Dan karena tekanan bahaya kelaparan itu banyaklah yang menyerahkan diri, hingga Ibnu Zubeir mendapatkan dirinya tidak berteman atau kira-kira demikian .... Dan walaupun kesempatan untuk meloloskan diri dan menyelamatkan nyawanya masih terbuka, tetapi Ibnu Zubeir memutuskan akan memikul tanggung jawabnya sampai titik terakhir. Maka ia terus menghadapi serangan tentara Hajjaj itu dengan keberanian yang tak dapat dilukiskan, padahal ketika itu usianya telah mencapai tujuh puluh tahun Dan tidaklah dapat kita melihat gambaran sesungguhnya dari pendirian yang luar biasa ini, kecuali jika kita mendengar percakapan yang berlangsung antara Abdullah dengan ibunya yang agung dan mulia itu, Asma' binti Abu Bakar, yakni di saat-saat yang akhir dari kehidupannya. Ditemuinya ibunya itu dan dipaparkannya di hadapannya suasana ketika itu secara terperinci, begitupun mengenai akhir kesudahan yang sudah nyata tak dapat dielakkan lagi ....

Kata 'Asma' kepadanya: "Anakku, engkau tentu lebih tahu tentang dirimu! Apabila menurut keyakinanmu, engkau berada di jalan yang benar dan berseru untuk mencapai kebenaran itu, maka shabar dan tawakallah dalam melaksanakan tugas itu sampai titik darah penghabisan. Tiada kata menyerah dalam kamus perjuangan melawan kebuasan budak-budak Bani Umaiyah ... ! Tetapi kalau menurut pikiranmu, engkau hanya mengharapkan dunia, maka engkau adalah seburuk-buruk hamba, engkau celakakan dirimu sendiri serta orang-orang yang tewas bersamamu!"

Ujar Abdullah: "Demi Allah, wahai bunda! Tidaklah ananda mengharapkan dunia atau ingin hendak mendapatkannya... ! Dan sekali-kali tidaklah anakanda berlaku aniaya dalam hukum Allah, berbuat curang atau melanggar batas ... !"

Kata Asma' pula: - 'Aku memohon kepada Allah semoga ketabahan hatiku menjadi kebaikan bagi dirimu, baik engkau mendahuluiku menghadap Allah maupun aku. Ya Allah, semoga ibadahnya sepanjang malam, shaum sepanjang siang dan bakti kepada kedua orang tuanya, Engkau terima disertai cucuran Rahmat-Mu. Ya Allah, aku serahkan segala sesuatu tentang dirinya kepada kekuasaan-Mu, dan aku rela menerima keputusan-Mu. Ya Allah berilah aku pahala atas segala perbuatan Abdullah bin Zubeir ini, pahalanya orang-orang yang shabar dan bersyukur ... !"

Kemudian mereka pun berpelukan menyatakan perpisahan dan selamat tinggal.. Dan beberapa saat kemudian, Abdullah bin Zubeir terlibat dalam pertempuran sengit yang tak seimbang, hingga syahid agung itu akhirnya menerima pukulan maut yang menewaskannya. Peristiwa itu menjadikan Hajjaj kuasa Abdul Malik bin Marwan berkesempatan melaksanakan kebuasan dan dendam kesumatnya, hingga tak ada jenis kebiadaban yang lebih keji kecuali dengan menyalib tubuh syahid suci yang telah beku dan kaku itu.

Bundanya, wanita tua yang ketika itu telah berusia sembilan puluh tujuh tahun, berdiri memperhatikan puteranya yang disalib. Dan bagaikan sebuah gunung yang tinggi, ia tegak menghadap ke arahnya tanpa bergerak. Sementara itu Hajjaj datang menghampirinya dengan lemah lembut dan berhina diri, katanya: "Wahai ibu, Amirui Mu'minin Abdulmalik bin Marwan memberiku wasiat agar memperlakukan ibu dengan balk ... !" "Maka adakah kiranya keperluan ibu ?. Bagaikan berteriak dengan suara berwibawa wanita itu berkata: "Aku ini bukanlah ibumu ... ! Aku adalah ibu dari orang yang disalib pada tiang karapan ..!

Tiada sesuatu pun yang kuperlukan daripadamu. Hanya aku akan menyampaikan kepadamu sebuah Hadits yang kudengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sabdanya:

"Akan muncul dari Tsaqif seorang pembohong dan seorang durjana ...! Adapun si pembohong telah sama-sama kita hetahui ....!Adapun si durjana, sepengetahuanku hanyalah hamu I"

Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhu datang menghiburnya dan mengajak- nya bershabar. Maka jawabnya: -- "Kenapa pula aku tidak akan shahar, padahal kepala Yahya bin Zakaria sendiri telah diserahkan kepada salah seorang durjana dari durjana-durjana Bani Isra'il !".

Oh, alangkah agungnya anda, wahai puteri Abu Bakar Shiddiq radhiyallahu 'anhu ... ! Memang, adakah lagi kata-kata yang lebih tepat diucapkan selain itu kepada (,rang-orang yang telah memisahkan kepala Ibnu Zubeir dari tubuhnya sebelum mereka menyalibnya !

Tidak salah! Seandainya kepala Ibnu Zubeir telah diberikan sebagai hadiah bagi Hajjaj dan Abdul Malik, maka kepala Nabi yang mulia yakni Yahya 'alaihissalam dulu juga telah diberikan sebagai hadiah bagi Salome, seorang wanita yang durjana dan hina dari Bani Israil ... ! Sungguh, suatu tamsil yang tepat dan kata-kata yang jitu ... !

Kemudian mungkinkah kiranya bagi Ahdullah bin Zubeir akan melanjutkan hidupnya di bawah tingkat yang amat tinggi dari keluhuran, keutamaan dan kepahlawanan ini, sedang yang menyusukannya ialah wanita yang demikian corak bentuk-nya

Salam kiranya terlimpah atas Abdullah ... ! Dan kiranya terlimpah pula atas Asma'...!
Salam bagi kedua mereka di lingkungan syuhada yang tidak pernah fana... !
Dan di lingkungan orang-orang utama lagi bertaqwa